5 Alat Musik Tradisional Indonesia Yang Mendunia

Selain kaya akan beragam suku dan bahasa, Indonesia juga memiliki beragam alat musik tradisional yang berbeda di setiap provinsi. Keindahan dan keunikan bunyi yang dihasilkan tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Indonesia, tetapi rupanya telah berhasil menghipnotis penduduk dunia.

Anda yang mengaku bangga menjadi orang Indonesia, Anda harus tahu 5 alat musik tradisional ini yang telah melintasi dunia. Ada sesuatu Berikut ini adalah uraian lengkapnya.

Angklung

Angklung

Instrumen yang berasal dari Jawa Barat ini terbuat dari beberapa bilah bambu yang disusun sedemikian rupa. Anda harus mengocoknya sehingga angklung dapat mengeluarkan suara. Agar terdengar indah, angklung harus dimainkan secara berkelompok.

Karena memiliki suara yang khas, banyak orang asing yang sengaja datang ke Indonesia hanya untuk mempelajari alat musik angklung. Tidak mengherankan, UNESCO akhirnya mengakui Angklung sebagai Karya Hebat Warisan Budaya Manusia Lisan dan Non-Bendawi sejak November 2010.

Gamelan

Seperti angklung, banyak alat musik yang ditemukan di Pulau Jawa juga harus dimainkan oleh banyak orang. Gamelan sering digunakan untuk mengiringi pernikahan, upacara pengadilan, pertunjukan boneka dan ucapan syukur.

Bukti bahwa gamelan telah diinternasionalkan adalah penggunaan instrumen ini dalam kurikulum beberapa negara. Sebut University of Cambridge, University of Manchester, University of Michigan dan University of Minnesota. Wow bagus!

Alat musik Kolintang muncul dari budaya masyarakat Minahasa, Sulawesi del Norte. Instrumen ini terbuat dari berbagai macam kayu. Cara memainkannya adalah dengan memukulnya dengan tongkat yang dibungkus kain.

Kolintang telah mencatat rekor dunia dalam pertunjukan musik Kolintang dan instrumen musik Kolintang terbesar di dunia pada tahun 2009. Itulah sebabnya Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan ingin segera mengusulkan Kolintang sebagai warisan budaya dunia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan PBB. UNESCO

Sasando

Anda tentu lebih akrab dengan istilah Sasando, bukan? Padahal, pengucapan yang benar adalah Sasandu, Anda tahu? Alat musik gesek pada uang kertas Rp5.000 pada tahun 1992 berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.

Terbuat dari anyaman daun palem dan sepotong bambu, Sasandu semakin mendunia berkat lima bersaudara Pah dari Oebelo, Kupang yang sering berpartisipasi dalam festival musik di luar negeri. Mereka adalah Jeagril, Berto, Djitron, John dan Ivan Pah. Wow, saya sangat salut!

Tifa

Menjadi alat musik tradisional Maluku dan Papua, Tifa biasanya dimainkan ketika upacara tradisional, pertunjukan musik dan pertunjukan tarian tradisional dilakukan. Tifa terbuat dari sepotong kayu dengan lubang di tengahnya. Cukup sentuh ujung drum untuk mendengar bagaimana suara dihasilkan.

Karena banyak wisatawan menganggap suara drone ini sebagai indah dan unik, tidak sedikit yang akhirnya menjadikannya kenangan ketika mereka ingin kembali dari Maluku atau Papua. Dengan kebiasaan ini, Tifa semakin dikenal di luar negeri.

Nah, itulah 5 alat musik tradisional dari Indonesia yang sudah dikenal di dunia. Anda harus lebih bangga menjadi bagian dari negara ini. Intinya adalah benar-benar luar biasa dalam kekayaan budaya Indonesia.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>